Data dan fakta unik serta fenomena menakjubkan termasuk artikel online populer ada disini

Showing posts with label Kebersihan. Show all posts
Showing posts with label Kebersihan. Show all posts

Manfaat Pasta Gigi Untuk Kulit

Pasta gigi tak hanya digunakan untuk menggosok gigi. Ada 10 manfaat si putih ini untuk wajah. Anda tidak salah membaca.

Pasta gigi dapat digunakan untuk menghilangkan berbagai masalah kulit (wajah) seperti jerawat, noda hitam hingga kerutan. Menariknya, pengobatan berbagai masalah kulit (wajah) dengan menggunakan pasta gigi tidak hanya dapat dilakukan oleh perempuan saja, namun juga laki-laki.


Pasta gigi yang mengandung bahan pemutih (whitening toothpaste) bahkan dapat membuat warna kulit wajah lebih cerah. Pasta gigi dengan kandungan pemutih tersebut memiliki kemampuan untuk mengurangi tanda bekas luka.

Memutihkan kulit

Yang Anda butuhkan jika ingin memutihkan kulit (wajah) dengan pasta gigi adalah campuran satu sendok makan pasta gigi dengan perasan lemon, sekitar setengah sendok teh. Oleskan kedua campuran bahan tersebut pada wajah secar merata.

Menyembuhkan jerawat

Selain kulit kusam, jerawat merupakan masalah kulit kedua yang kerap dialami banyak orang. Oleskan sedikit pasta gigi pada jerawat di wajah Anda. Diamkan selama semalam. Keesokan harinya jerawat akan mengering, biarkan jerawat tersebut mengelupas sendiri agar tidak menghilangkan bekas.

Meratakan warna kulit

Katakan selamat tinggal pada warna kulit tidak merata. Campuran pasta gigi dan susu cair dapat meratakan warna kulit wajah. Oleskan campuran keduanya pada seluruh wajah secara mereta. Diamkan hingga mengering, bilas dengan air dingin dan keringkan dengan tisu atau handuk.

Menghilangkan kerutan

Kerutan ternyata juga dapat dihilangkan dengan pasta gigi. Yang harus Anda lakukan adalah mengoleskan sedikit pasta gigi pada area yang menunjukkan adanya garis-garis halus tanda kerutan. Diamkan selama semalam. Bilas dengan air dingin keesokan harinya.

Menyamarkan noda hitam

Noda hitam tanda penuaan kini tidak lagi menghantui Anda. Untuk menyamarkan noda hitam pada wajah, campur pasta gigi dengan sari tomat. Aduk hingga keduanya tercampur sempurna. Oleskan sebagai masker pada area yang menunjukkan adanya noda-noda hitam membandel. Diamkan beberapa menit hingga kering dan bilas dengan air dingin.

Menghilangkan komedo hitam

Komedo, masalah kulit yang senantiasa kita hadapi sehari-hari. Untuk menghilangkan komedo membandel, gunakan campuran pasta gigi dengan scurb yang terbuat dari kacang badam. Oleskan pada bagian hidung yang terdapat komedo.

Menghilangkan garis-garis hitam pada leher

Campuran pasta gigi dengan air dapat menghilangkan garis-garis hitam pada leher. Setelah dioleskan, campuran keduanya dapat dijadikan masker dengan cara didiamkan selama beberapa menit hingga mengering sebelum dibilas atau sambil sesekali digosok secara perlahan.

Menghilangkan bulu wajah

Untuk dapat menghilangkan bulu-bulu halus pada wajah, campurkan pasta gigi dengan perasan lemon dan garam atau gula. Sambil sesekali dipijat secara perlahan, campuran tersebut dapat merontokkan bulu-bulu halus di wajah.

Menghilangkan komedo putih

Komedo hitam terbentuk akibat penumpukan sel kulit mati dan minyak yang teroksidasi langsung dengan udara sehingga warnanya menghitam, maka komedo putih terletak di dalam kulit sehingga tidak teroksidasi dengan udara. Sama seperti komedo hitam, si putih ini dapat dihilangkan dengan campuran pasta gigi dan scrub kacang badam.

Menyerap minyak berlebih

Kulit berminyak ternyata juga dapat diobati dengan pasta gigi. Manfaat pasta gigi untuk wajah berminyak dapat Anda rasakan dengan mencampur pasta gigi dengan air dan sejumput garam. Untuk sementara waktu, ganti sabun cuci wajah Anda dengan campuran ketiga bahan tersebut. Lakukan setiap pagi untuk mengatasi kelebihan minyak pada wajah.

READ MORE - Manfaat Pasta Gigi Untuk Kulit

Mencuci Piring Dengan Tangan Dapat Menurunkan Resiko Berbagai Gangguan Kesehatan

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mencuci piring dengan tangan ternyata memiliki dampak positif terhadap kesehatan anak Anda dibandingkan dengan mencuci piring dengan menggunakan mesin.

Mencuci piring dengan menggunakan tangan dapat menurunkan resiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan akibat alergi seperti asma atau eksim pada anak.

Hasil penelitian ini mendukung sebuah teori higienitas yang menyatakan bahwa semakin dini seorang anak terpapar oleh berbagai jenis kuman maka semakin baiklah fungsi sistem kekebalan tubuhnya.

Mencuci Piring Dengan Tangan

Jadi, bila seorang anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik, maka sistem kekebalan tubuh tersebut tidak akan salah “mengenali” suatu zat tidak berbahaya sebagai zat berbahaya, yang biasa terjadi pada reaksi alergi.

Selain itu, para peneliti menduga karena mencuci piring dengan tangan tidaklah seefektif mencuci piring dengan mesin dalam hal menghilangkan kuman.

Lebih banyak kuman yang tertinggal yang membuat paparan terhadap kuman pun menjadi lebih banyak. Hal ini dapat menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk bekerja dengan lebih baik, yang juga menyebabkan lebih sedikit alergi.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa hasil penelitian ini hanya menunjukkan adanya hubungan antara cara mencuci piring dengan tangan dengan menurunnya resiko terjadinya berbagai reaksi alergi dan bukannya suatu hubungan sebab akibat.

Pada penelitian ini, para peneliti bertanya pada orang tua dari sekitar 1.000 anak berusia 7 atau 8 tahun di Swedia mengenai riwayat kesehatan anak mereka, termasuk mengenai riwayat asma, eksim, dan alergi musiman.

Para peneliti juga bertanya mengenai bagaimana cara keluarga tersebut membersihkan piringnya dan seberapa sering keluarga tersebut mengkonsumsi makanan fermentasi dan makanan yang diperoleh langsung dari sebuah pertanian.

Selain berbagai faktor lain yang juga mempengaruhi reaksi alergi seorang anak seperti yang telah disebutkan di atas.

Para peneliti juga menyingkirkan berbagai faktor resiko lainnya yang telah dipercaya dapat menurunkan resiko terjadinya berbagai reaksi alergi seperti pemberian ASI dan ada tidaknya hewan peliharaan.

Sekitar 12 persen keluarga yang ditanyai para peneliti ini mencuci piringnya dengan menggunakan tangan.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa anak-anak pada keluarga tersebut memiliki resiko alergi yang lebih rendah (sekitar 50 persen) dibandingkan dengan anak-anak dari keluarga lain yang mencuci piring dengan menggunakan mesin pencuci piring.

Para peneliti menemukan bahwa di antara anak-anak dari keluarga yang mencuci piringnya dengan tangan, sekitar 23 persen nya menderita eksim dan 1.7 persen nya menderita asma.

Sementara itu, anak-anak dari keluarga yang mencuci piringnya dengan mesin cuci piring, sekitar 38 persennya menderita eksim dan 7.3 persen nya menderita asma.

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak juga lebih jarang memiliki alergi bila mereka mengkonsumsi makanan atau sayuran yang telah difermentasi setidaknya 1 kali sebulan atau bila mereka sering mengkonsumsi makanan yang berasal dari pertanian setempat.
Source: tribunnews. com

READ MORE - Mencuci Piring Dengan Tangan Dapat Menurunkan Resiko Berbagai Gangguan Kesehatan