Data dan fakta unik serta fenomena menakjubkan termasuk artikel online populer ada disini

Showing posts with label Lifestyles. Show all posts
Showing posts with label Lifestyles. Show all posts

Judulnya Terlanjur Mencintai Suami Orang

Hampir satu tahun belakangan saya terlibat cinta dengan Pria beristri. Saya sendiri gadis berumur 21 dan dia Pria (26) yang baru saja menikah satu tahun. Kita satu team kerja sehingga membuat Kita sering ketemu. 

Pada Awalnya Saya hanya menganggapnya sebagai teman biasa, karena Saya juga tahu Dia sudah berkeluarga. Chat juga berkirim pesan sewajarnya seperti seorang teman biasa. 


Namun beberapa bulan berjalan saya merasa cocok, nyambung, bahkan sampai pada tahap nyaman. Begitu juga yang dia katakan kepada saya.

Sesekali dia antar saya pulang dan tentu saja kami sempatkan dulu mampir ditempat makan untuk sekedar ngobrol lebih banyak. Tapi dari situ perasaan ini berubah, Dia bukan lagi saya anggap sebagai teman kerja melainkan teman spesial. 

Sejak itu Kami saling ketergantungan, saling mencari jika salah satu diantara kita tidak menghubungi. Bahkan Kami sering saling memberikan kata rayuan juga kata mesra. Sampai suatu ketika pesan-pesan mesra kami dibaca oleh istrinya dan bahkan Saya sempat dihubungi oleh istrinya untuk sekedar memaki dan meluapkan emosinya. 

Saya tidak membalas karena saya juga sadar kalau apa yang saya jalani ini salah. Disitu saya bertekad untuk tidak menghubungi dia lagi, tapi berbeda dengan Dia yang beranggapan bahwa emosi istrinya itu akan berjalan sementara dan membujuk saya untuk tetap kembali menjalani hubungan ini. 

Kata-kata manisnya mampu membuat saya luluh. Hingga akhirnya Dia beli handphone baru khusus untuk menghubungi saya agar kejadian yang sama tak terulang lagi.

Seiring berjalannya waktu, hubungan Kami semakin intim. Sepertinya Kami sudah saling cinta dan untuk diri Saya sendiri, merasa sudah sangat mencintai dirinya. Bahkan ada pikiran rela dijadikan istri kedua. Terserah kata Orang, keluarga, bahkan Orang sekitar. 

Saya sudah merasa siap untuk menghadapi semua itu. Saya yakin ini adalah perasaan Cinta. Karena Saya adalah tipe Wanita yang tidak mudah jatuh cinta dengan Orang lain. 

Seumur hidup baru mengalami merasakan cinta yang begitu mendalam dengan dua Pria, dan salah satunya adalah Pria beristri yang sekarang sedang berhubungan dengan Saya.

Merasa tersiksa dengan keadaan ini, Saya beranikan untuk mencari kepastian kepadanya. Dia menyatakan, butuh waktu untuk membujuk Istrinya. Dan Dia berjanji berusaha untuk menjadikan Saya istri kedua. 

Akan tetapi setelah sekian lama, janji itu tidak kunjung ditepati. Pernah Saya putuskan hubungan ini dan mencoba menjalin hubungan dengan Pria lain. Akan tetapi hubungan baru itu terasa hambar. Bahkan yang lebih menyiksa, rasa rindu terhadapnya justru semakin Kuat.

Bahkan Saya sengaja berhenti bekerja dan mencari pekerjaan yang tidak akan ada Dia didalamnya. Tapi perasaan tidak bisa berbohong, Saya justru terbayang pada sosok Dirinya terus menerus. 

Selain itu Dia juga terus berusaha mengambil hati Saya kembali, sekali lagi Saya terjebak oleh kata manisnya. Saya kembali menjalin hubungan cinta terlarang dengan Dia. 

Setelah itu Dia menjadi pribadi yang berbeda, seperti merasa takut kehilangan Saya. Dia sangat cemburu jika melihat Saya ada kedekatan dengan Pria lain.

Rasanya sakit, Saya ingin sekali keluar dari keadaan ini, tapi tidak ada daya untuk melakukannya. Saat sedang berusaha pergi, Dia selalu bisa membujuk Saya agar tetap tinggal. Entah sampai kapan ini akan terus terjadi. Saya bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa.

READ MORE - Judulnya Terlanjur Mencintai Suami Orang

Sudah Lama Kita Diperingatkan Bahaya Mie Instan.

Saat ini berbagai merek mie instan menawarkan berbagai variasi rasa untuk memikat para penggemarnya. Lidah konsumen semakin dimanjakan oleh beragam olahan rasa, dari makanan khas nusantara sampai makanan khas negara lain.

Mie instan merupakan salah satu makanan paling favorit orang Indonesia. Bisa dibilang, hampir semua orang Indonesia pernah merasakan mie instan. Makanan mie olahan ini kerap dijadikan persediaan di rumah-rumah.


Menyantap mie instan tak jarang membuat ketagihan. Sudah lama kita diperingatkan akan bahaya menyantap mie instan.

Namun, tetap saja kita selalu memiliki alasan untuk kembali menyantapnya. Sudah seperti itulah kira-kira orang Indonesia terikat dengan mie instan. Adakah batas toleransi menyantap mir instan?

Meski demikian besarnya kabar negatif tentang mie instan, Ari Fahrial, dokter spesialis penyakit dalam sub spesialis pencernaan menganjurkan menyantap mir instan dalam tahap moderat.

Fahrial tak menganjurkan mir instan untuk disantap sebagai makanan utama. “Sebagai makanan tambahan ok, jangan jadikan (mie instan) sebagai makanan utama sebab gizinya tidak mencukupi,” kata Ari saat dihubungi oleh CNN Indonesia.

Dijelaskan olehnya, mie instan hanya mengandung karbohidrat, meskipun juga terdapat lemak pada minyak mie instan. “Nutrisinya tetap tidak terpenuhi jika hanya menyantap mie instan saja,” ucap Ari menambahkan.

Mie instan pernah pula dikabarkan mengandung zat lilin yang berbahaya jika menempel di usus. Apa sebetulnya yang terjadi saat mie instan berada diproses di dalam tubuh? Ari meluruskan bahwa mir instan akan diproses sama seperti halnya makanan lainnya.

“Orang dengan sakit mag, karena mir instan mengadung ragi maka akan membuatnya magnya kambuh, demikian halnya dengan lada pada bumbu mie instan yang dapat memicu magnya kambuh.”

Oleh sebab itu, sebagai makanan utama mie instan perlu untuk diperhitungkan. “Jika kalori pada sebungkus mie instan 300 kalori, dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan kalori masing-masing orang yang berbeda berarti harus menyantap tiga bungkus mir instan, tanpa makanan yang lain.”

Untuk memenuhi kalori yang dibutuhkan tubuh maka diperlukan makanan tambahan lain, seperti telur sebagai asupan protein. Sayuran seperti sawi atau tomat juga bisa ditambahkan sesuai selera untuk memberikan asupan serat dan nutrisi baik lain.

Beberapa orang disarankan oleh Ari tak boleh sembarangan menyantap mie instan. “Orang-orang yang menderita hipertensi sebaiknya membatasi mie instan karena mengandung garam yang tinggi. Juga untuk mereka yang menderita mag karena kandungan ragi pada proses pembuatan mir,” ucap Ari.

Demikian Menguak Kenyataan dari Mitos Mie Instan semoga dengan informasi ini anda tidak terlalu percaya dengan mitos yang telah beredar, kita harus percaya dengan informasi yang valid dan telah dibenarkan.

READ MORE - Sudah Lama Kita Diperingatkan Bahaya Mie Instan.

Inilah Tipe Orang Yang Berbahaya Yang Harus Disingkirkan Dari Hidup Anda

Hapuslah nomor mereka. Putuskan hubungan di media sosial. Kelima orang ini menjerumuskan Anda, bahkan tanpa Anda sadari.

Yang jelas, jika ada dari 5 orang terdekat Anda di daftar ini, buru-burulah menjauhkan diri Anda dari mereka sebelum Anda terpengaruh sifat-sifat buruk mereka.


5 tipe orang berbahaya yang harus disingkirkan dari hidup Anda 

Si pesimis

Anda merasa hari agak kelabu sesudah berada di dekat orang ini. Dia memiliki kebiasaan melihat lumpur dan bukannya sinar matahari. Dia juga melihat gelas-gelas setengah kosong di mana-mana di rumah Anda. Sikap negatifnya menular, jadi cepat-cepat singkirkan orang ini dari hidup Anda.

Gejala dari terlalu dekat dengan si pesimis adalah: hilangnya sikap periang, selalu tidak puas dengan kegiatan sehari-hari, suka mengeluh dan merengek.

Si tukang iri

Dia selalu menginginkan apa yang dimiliki orang lain. Dia selalu mengatakan alangkah senangnya menyendiri begitu melihat seseorang punya pacar atau tidak menghargai bila ada orang berhasil di tempat kerja. Teman yang baik senang dengan sukses orang lain, tapi si tukang iri bukanlah seorang teman yang baik.

Gejala bahwa Anda memiliki karakter ini: perasaan selalu tidak puas dan perasaan bersalah untuk hal-hal yang tadinya Anda syukuri.

Si tukang gosip

Memang enak bergosip ria, tetapi ujung-ujungnya, apakah Anda ingin jadi orang yang selalu membicarakan orang lain di belakang punggung mereka? Berteman dengan penggosip membuat orang lain selalu kelihatan buruk, padahal dia sendirilah yang buruk.

Gejala terlalu dekat dengan penggosip: penilaian yang kurang adil, persahabatan yang rusak dan hilangnya kepercayaan.

Si korban

"Aku malang sekali!" inilah mantra si korban. Dia tidak menghargai nasihat Anda karena jelas dia tidak dapat memperbaiki situasi apa pun. Menurut dia semua kesulitan dalam hidupnya bukanlah kesalahannya.

Gejala pengaruh si korban: terus menerus menyalahkan orang lain, hilangnya keterampilan memecahkan masalah dan kurangnya motivasi.

Si penghianat

Mari kita lihat contohnya, Caesar tidak kaget ketika Brutus mendekatinya dengan pisau terhunus. Anda tahu mana teman yang dapat dipercaya dan mana yang tidak. 

Jangan memberi kepercayaan kepada orang yang tidak pantas dipercaya. Penghianat selalu mencari kesempatan dan berteman dengan orang seperti ini cuma memberi peluang buat dia berhianat.

Gejalanya: nama buruk, kurangnya martabat dan keinginan makin besar untuk menohok dari belakang.

Walau orang-orang seperti ini mempengaruhi Anda, hati-hati ketika menyingkirkan mereka dari hidup Anda. Bagaimanapun kebaikan Anda mungkin dapat memperbaiki mereka. 

Ini bukan berarti Anda berhak memperbaiki setiap orang. Maksudnya Anda hendaknya berusaha sebaik mungkin untuk menghindari kerugian lebih besar sementara Anda sendiri mungkin memiliki kemampuan untuk memperbaiki mereka. Dan jika orang yang berpengaruh buruk ini bukan orang yang Anda kenal, singkirkan dia dari hidup Anda sama sekali.

READ MORE - Inilah Tipe Orang Yang Berbahaya Yang Harus Disingkirkan Dari Hidup Anda

Inilah Penyebab Anda Jomblo Selamanya

Cantik, cerdas, baik hati. Good looking, charming, mapan, dan humoris. Tapi kenapa belum 'laku' juga?

Sederet pertanyaan itu mungkin 'diam-diam' terucap ketika melihat seseorang yang masuk high quality, namun tak juga ketemu jodoh.

Salah satunya adalah dengan membuat banyak kriteria, yang sebenarnya tidak ada seseorang yang dapat sesuai dengan kriteria yang Anda buat. Jika Anda tak ingin melajang seumur hidup, ada baiknya membaca tips ini sampai selesai. Berikut ini tipsnya,


1. Merasa takut untuk mencoba

Bagaimana cara mengetahui jika Anda sudah menemukan cinta sejati, namun Anda belum pernah merasakan kehilangan. Bagaimana caranya Anda bertemu dengan orang yang tepat jika Anda tidak berani mencoba dan memulai suatu hubungan?

Dalam perjalanan percintaan tidak ada yang lurus, beberapa orang harus jatuh bangun untuk mendapatkan tambatan hati yang tepat. Karenanya jika Anda takut untuk mencoba, bagaimana cara Anda untuk memulai, dan menemukan tambatan hati yang sesuai dengan Anda?

2. Menganggap tidak ada hubungan yang sempurna, dan berhenti mengharapkannya

Ketika seseorang patah hati, beberapa di antaranya memilih untuk menutup rapat hati tersebut dan tidak membukanya kembali. Justru hal tersebut merupakan suatu kesalahan. Lalu bagaimana Anda bisa menyembuhkan hati yang patah tanpa membiarkan siapapun masuk untuk mencoba mengobati.

3. Mencari yang sesuai kritera

Setiap orang pasti memiliki kriteria tentang pasangannya. Well, Anda tidak bisa memesan bagaimana pria atau wanita yang akan jadi pendamping Anda.

Selain itu, tidak ada salahnya dengan jatuh ke dalam hubungan yang tidak tidak sesuai dengan kriteria. Namun dapat memberikan kebahagiaan sendiri untuk Anda. Selama Anda merasa bahagia, kenapa tidak?

4. Mind block

Berhenti berpikir Anda tidak bisa, atau tidak mungkin. Jika berpikir demikian, Anda akan menjadi pribadi yang tidak berkembang. Padahal, dengan membuka diri Anda akan menemukan seseorang yang dapat mendukung Anda, maju bersama dengan Anda, hingga berjuang bersama dan membuat diri Anda lebih baik.

5. Jangan takut untuk membuat kesalahan

Jangan berhenti dan hanya menunggu hingga bertemu dengan orang yang tepat. Pada dasarnya tidak ada yang salah untuk menjadi lajang, karena Anda dapat lebih mengenal dan memperhatikan diri Anda sendiri.

Namun hindari untuk menutup diri sendiri dan merasa takut untuk mencoba dan berbuat kesalahan, hingga menemukan pasangan yang tepat.

READ MORE - Inilah Penyebab Anda Jomblo Selamanya

Coba Campurkan Mentega Ke Kopi, Kemudian Apa Yang Terjadi ?

Jika Anda sering melewatkan sarapan dan lebih memilih kopi, cobalah mencampurkan mentega ke kopi Anda, ini tidak hanya menambahkan rasa asin ke secangkir kopi Anda, justru membuat minuman Anda terasa lezat.

Dilansir Boldsky.com, mengaduk kopi yang diberi mentega di pagi hari adalah sesuatu yang setiap ahli kesehatan katakan pada Anda untuk mencobanya. Saat mentega ditambahkan ke kopi panas, akan bertambah manfaat kesehatannya.


Meningkatkan Energi

Bila Anda menambahkan mentega ke secangkir kopi Anda, itu akan meningkatkan energi karena minuman tersebut menghasilkan keton. Keton ini tercipta saat tubuh Andamenciptakan energi dari lemak, bukan karbohidrat. Ini adalah bentuk energi yang jauh lebih sehat.

Menurunkan Berat Badan

Apakah Anda ingin menurunkan berat badan dengan cepat dan dengan cara yang paling sehat? Nah, cobalah obat rumah sederhana ini dengan menambahkan mentega ke kopi. Kopi diberi mentega lebih sehat dan konon mengandung khasiat yang akan membantu membakar lemak.

Mengatasi Penyakit Jantung

Karena mentega itu sendiri membantu kesehatan dalam menurunkan berat badan dan memberikan satu energi, ternyata juga membantu menjaga kesehatan jantung. Saat ditambahkan ke kopi juga, mentega juga mengandung vitamin K yang mencegah penyakit jantung.

Membantu Mengatasi Sembelit

Sembelit? Nah, inilah salah satu obat yang bisa Anda coba. Mentega dalam kopi bagus untuk Anda karena bahan kimia yang ada dalam campuran ini akan membantu pencernaan yang tepat sehingga membantu Anda dalam masalah sembelit.

Baik untuk Otak

Salah satu manfaat kesehatan dari menambahkan mentega ke kopi adalah membantu dalam fungsi kognitif. Ini memberi lemak sehat bagi otak dan tubuh Anda untuk menciptakan selaput dan hormon sel sehat untuk Anda

READ MORE - Coba Campurkan Mentega Ke Kopi, Kemudian Apa Yang Terjadi ?

Inilah Kebiasaan Yang Bikin Anda Cepat Tua

Tahukah Anda bahwa makanan yang Anda makan dan bahkan cara Anda tidur dapat membuat Anda terlihat lebih tua dan tidak sehat? Inilah kebiasaan yang menurut para ahli sebaiknya dihilangkan dari rutinitas harian Anda.

Anda multitasking.

“Orang-orang berpikir bahwa multitasking itu baik. Jika Anda bicara mengenai kecepatan bekerja, mungkin saja hal itu benar. Tapi, multitasking bisa membuat Anda stres,” kata Raymond Casciari, MD, kepala medis dari St Joseph Hospital di Orange, California.

Beberapa studi menunjukkan bahwa stres kronis dapat memicu pelepasan radikal bebas, yang merusak sel dan bertanggung jawab untuk penuaan dini. Alih-alih mencoba untuk melakukan banyak hal sekaligus, Dr. Casciari menyarankan berkonsentrasi pada satu tugas pada satu waktu dan hanya berpindah tugas setelah Anda menyelesaikan tugas yang pertama.


Anda jarang melewatkan makanan penutup

Selain bisa menambah berat badan, makanan manis juga dapat membuat wajah Anda terlihat lebih tua.

“Secara internal, molekul gula menempel pada serat protein di setiap sel tubuh kita,” kata Susan Stuart, MD, dokter kulit di San Diego, California. Proses ini dikenal dengan sebutan glikasi, dan dapat mengakibatkan hilangnya cahaya dari wajah Anda, menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata, membuat wajah terlihat bengkak, menimbulkan garis-garis halus dan kerutan di kulit, menyebabkan hilangnya kontur wajah dan meningkatkan ukuran pori-pori.

Anda tidur kurang dari lima jam setiap malam

Melewatkan waktu tidur tidak hanya menyebabkan kantung hitam di bawah mata, tapi juga dikaitkan dengan umur lebih pendek, kata Dr Casciari, yang pendiri klinik tidur di Rumah Sakit St Joseph. “Tidur dalam rentang tujuh jam adalah waktu yang ideal,” katanya.

Anda hobi duduk di depan TV

British Journal of Sports Medicine, menyebutkan bahwa untuk setiap jam menonton televisi, orang dewasa menjadi lebih pendek umur selama rata-rata 22 menit untuk setiap jam yang mereka habiskan di depan TV.

Terlebih lagi orang yang menghabiskan rata-rata enam jam sehari untuk menonton TV. Harapan hidup mereka menjadi lebih pendek sekitar lima tahun dibanding rekan-rekannya yang kurang hobi menonton TV. Ketika Anda duduk selama lebih dari 30 menit, tubuh Anda mulai mendeposit gula ke dalam sel-sel tubuh, yang membuat risiko kenaikan berat badan meningkat. Hal yang sama berlaku untuk kegiatan duduk-duduk santai, meski Anda tidak menonton TV.

Anda tidak menggunakan krim mata

Kulit di sekitar mata lebih tipis dibandingkan kulit di seluruh wajah Anda sehingga lebih mudah untuk keriput, kata Dr Stuart. Jaga kelembaban area mata dengan rutin memakai pelembap khusus mata. “Krim mata yang paling efektif adalah yang mengandung Retin A,” kata Dr Stuart. Faktor penting lainnya adalah kandungan emolien, antioksidan, asam hyaluronic dan vitamin C. “Semuanya itu dapat mempromosikan pembentukan kolagen dan elastin untuk mengencangkan kulit dan mengurangi garis-garis halus di sekitar mata,” kata Dr Stuart.

Anda menggunakan tabir surya, tetapi hanya pada saat liburan

Pergi ke kantor, mengemudi dan berjalan bolak-balik ke kotak surat dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada kulit dibanding Anda bermain di pantai saat liburan, kata Sarah L. Taylor, MD, profesor dermatologi di Wake Forest Baptist Medical Center Wake Forest. “Penyebab nomor satu penuaan dini pada wajah adalah paparan ultraviolet,” kata Dr Taylor. “Sinar UV hadir bahkan ketika hari mendung atau hujan.”

Lindungi kulit Anda dengan memakai sunblock setiap pagi hingga matahari terbenam, tidak peduli Anda ada di dalam atau luar ruangan. Dr Taylor merekomendasikan SPF antara 30 dan 50 untuk penggunaan sehari-hari.

Memakai terlalu banyak make-up

“Mengenakan riasan berlebihan, terutama produk makeup berbasis minyak , dapat menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan wabah jerawat.” Selain itu, terlalu sering menggunakan produk kulit dengan wewangian, bahan kimia dan alkohol dapat menghapus minyak alami penjaga kelembapan kulit. Walhasil, muncul garis-garis prematur dan keriput.

Tidur dengan wajah Anda di bantal

Tidur telungkup dengan wajah bertumpu pada bantal di perut dapat menyebabkan kerutan dan mempercepat penuaan. “Jaringan ikat dan kolagen pada wajah menjadi lemah,” kata James C. Marotta, MD, seorang ahli bedah plastik wajah dan perawatan kulit. Jika posisi ini tetap dipertahankan dalam waktu lama, garis lipatan dari bantal Anda bisa menjadi permanen. Posisi terlentang adalah posisi tidur yang terbaik, apalagi jika sarung bantal Anda terbuat dari bahan satin. Bahan satin lebih berisiko mencetak kerutan di wajah dibanding dengan bahan lainnya seperti katun.

Menyeruput minuman melalui sedotan

Minum minuman berwarna gelap melalui sedotan dapat mencegah noda pada gigi Anda. Tetapi biasanya, minum melalui sedotan membuat Anda tanpa sadar menyipitkan mata akhirnya dapat menyebabkan kerutan terbentuk di sekitar mata Anda. Mengerucutkan bibir juga dapat menyebabkan keriput dini di sekitar mulut. “Ini juga terjadi ketika Anda merokok,” kata Janet Prystowsky, MD, dermatolog bersertifikat di New York.

Anda memusuhi semua jenis lemak

Beberapa lemak diperlukan untuk menjaga Anda tetap sehat dan muda, kata Franci Cohen, ahli gizi dan fisiologi olahraga dari Brooklyn, NY. Asam lemak Omega-3 yang banyak ditemukan dalam minyak ikan (seperti salmon dan mackerel) dan kacang-kacangan tertentu (seperti kenari dan biji rami) dapat menjaga kulit tetap lentur dan lembab, sehingga mencegah keriput selain menjaga kesehatan jantung dan otak. Cohen merekomendasikan agar Anda makan setidaknya dua porsi ikan setiap minggu.

Anda membungkuk

Mengetik selama berjam-jam dapat menyebabkan tulang belakang Anda membentuk postur membungkuk seperti orang lanjut usia, kata Jeremy Smith, MD, ahli ortopedi tulang belakang di Hoag Orthopedic Institute di Irvine, California. “Tulang belakang memiliki bentuk seperti huruf S yang seimbang.

Postur tubuh yang buruk akan menghilangkan keselarasan ini dan sebagai hasilnya, otot, lempeng dan tulang menjadi stres.” Gejala stres tulang dan sendiri adalah rasa sakit atau nyeri dan lelah atau pegal. Jika postur tubuh yang buruk tidak segera diperbaiki, maka bisa menyebabkan degenerasi atau cacat tulang permanen.

Praktikkan postur tubuh yang baik yaitu telinga, bahu, dan pinggul harus membentuk garis lurus ketika Anda duduk atau berdiri. (health/kompas)

READ MORE - Inilah Kebiasaan Yang Bikin Anda Cepat Tua

Tangkal Covid-19 dengan Minum Kopi 3 Kali Sehari

Dr. Li Wenliang, dokter pahlawan China yang dihukum karena mengatakan yang sebenarnya tentang Virus Corona dan kemudian meninggal karena penyakit yang sama, telah mendokumentasikan file kasus untuk tujuan penelitian dan dalam file kasus tersebut mengusulkan penyembuhan yang secara signifikan akan mengurangi dampak COVID- 19 Virus pada tubuh manusia.

Bahan kimia *Methylxanthine*, *Theobromine* dan *Theophylline* merangsang senyawa yang dapat menangkal virus ini pada manusia dengan sistem kekebalan minimal rata-rata.

Yang lebih mengejutkan adalah bahwa kata-kata rumit yang sangat sulit dipahami oleh orang-orang di China ini sebenarnya disebut *KOPI* di India.



YA, *KOPI* reguler memiliki semua bahan kimia ini di dalamnya.

*Methylxanthine utama dalam COFFEE* adalah kafein stimulan.

*Methylxanthines lain yang ditemukan dalam KOPI* adalah dua senyawa kimiawi yang serupa, *Theobromine dan Theophylline.*

Tanaman KOPI menciptakan bahan kimia ini sebagai cara untuk menangkal serangga dan hewan lainnya. 

Siapa yang tahu bahwa semua solusi untuk virus ini adalah secangkir KOPI sederhana dan itulah alasan mengapa begitu banyak pasien di China disembuhkan. 

Staf rumah sakit di China sudah mulai menyajikan KOPI kepada pasien 3 kali sehari.

Dan efeknya akhirnya di *Wuhan* "Pusat Pandemi ini" telah diatasi dan penularan ke komunitas hampir berhenti.

Silahkan bagikan pesan ini kepada teman dan keluarga Anda untuk menyadarkan mereka tentang berkah berupa KOPI di dapur Anda.

*4 Fakta Kopi Bisa Tingkatkan Imun untuk Cegah Virus Corona*

Kopi jadi minuman konsumsi favorit banyak orang termasuk di Indonesia.

Semakin dekat dengan anak muda, kini banyak kopi yang dijajakan dengan banyak campuran yang bikin rasanya semakin bervariasi.

Ternyata, konsumsi kopi bisa tingkatkan imun untuk cegah virus Corona.

#Mengandung Antioksidan

Dari laman Copeman Health Care, minum kopi bisa meningkatkan imun dan daya tahan tubuh karena mengandung antioksidan.

Seorang ahli gizi bernama Ashley Reaver mengatakan, kandungan antioksidan dalam kopi juga dapat membantu memerangi inflamasi.

#Anjuran Minum Kopi untuk Tingkatkan Imun

Meski begitu, konsumsi kopi berlebihan juga tak baik untuk kesehatan.

Ashley Reaver menambahkan, konsumsi kopi yang dapat tingkatkan imun cukup secangkir atau dua cangkir kopi per hari, dilansir laman theraflu.

Kandungan antioksidan dalam kopi nggak hanya tingkatkan imun, tapi juga bsia bantu cegah berbagai penyakit loh.

Dari riset yang diterbitkan Pharmacology & Therapeutics di tahun 2006, kopi dapat membantu mengurangi risiko jenis kanker tertentu, masalah kesehatan jantung, diabetes, osteoporosis dan penyakit neurologis.

#Kandungan Kafein Juga Bermanfaat

Riset tersebut juga mengungkapkan, kafein dalam kopi dapat kopi dapat menekan produksi sitokin pro-inflamasi yang memiliki manfaat antibodi sehingga berefek positif pada pasien dengan penyakit radang kronis seperti radang sendi atau psoriasis.

Tentu saja nggak boleh berlebihan ya, Stylovers. Tetap pada takaran yang aman dan wajar.
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini
https://stylo.grid.id/read/142077938/4-fakta-kopi-bisa-tingkatkan-imun-untuk-cegah-virus-corona

*Mari ngopi dan tetap lakukan protokol kesehatan dengan baik* 
🙏☕😷   🏃‍♂️    ✋

READ MORE - Tangkal Covid-19 dengan Minum Kopi 3 Kali Sehari

Anytime is a good time for yoga

Hundreds of fitness seekers use their lunch hour to squeeze in exercise and take off extra pounds.

I occasionally use my lunch hour for Yoga, said John Ray White, 35, who works at the Arkansas attorney general's office. Downward facing dog and sun salutation are two of the postures she practices every day.

Whether you might be staying home with a new baby or working too many hours at the office, anytime is a good time for yoga. You can do yoga stretches and postures in bed or even while driving to work.

Practicing yoga in the middle of day some people think is the break that they need to face the afternoon, said Ray.

Lunch-hour fitness routines become more popular in warm weather.

Anytime is a good time for yoga

Close-the-deal Warrior Pose

Raise your arms to the side with fingers pointed. Take a big step to the side, with your right foot out and knee bent, your left foot planted, left leg straight. Keep the upper body straight and strong, shoulders relaxed. Relax into the stretch -- don't hold your breath. Return to a standing position, switch sides and repeat.

Photocopier Stretch

Place your hands on the edge of the copier. Stand back with feet apart. Drop your head and chest. Breathe and relax your shoulders.

Kick Back Log-on Pose

Interlace your fingers behind your head. Relax your elbows and shoulders. Smile, breathe and stretch your elbows back. Let the tightness release slowly.

E-mail Meditation

While reading your e-mail, remember to breathe slowly and focus your attention on your breath. Make the out-breath two times longer than the in-breath. This will immediately calm you.

READ MORE - Anytime is a good time for yoga

Sipit Pribumi, Kolonial Lokal

I'm not a big fan of the new Governor, tapi saya termasuk yang merasa aneh ketika ada yang memasalahkan bahkan melapor isi pidato yang berisi kata "pribumi" itu

Dari segi sudut pandang pelapor, saya bukan "pribumi". Tetapi saya juga tetap merasa sangat biasa-biasa saja ketika ada yang menggunakan diksi "pribumi" di dalamnya

Saya tak ingin ikut-ikutan membahas definisi dari segi bahasa, atau dari segi politik, sebab sudah banyak insight yang ditulis berkaitan dengan itu, saya hanya ingin berbagi

Saya lahir dan besar di Palembang, kota dimana anda akan dengan sangat mudah menemukan orang sipit dan putih di tengah kota, pinggir, atau pinggir sekali

Itu menandakan sejarah panjang kaum Cina di Palembang, semenjak zaman Cheng Ho, hingga walisongo. Dari hubungan dagang hingga tentu saja penyebaran agama

Sipit Pribumi, Kolonial Lokal

Menariknya, dulu ketika saya belum Muslim, mereka bisa membedakan mana sipit "pribumi" dan sipit yang bukan "pribumi", walau penampakannya sama

Selepas Muslim, saya baru paham total, bahwa meski sama-sama sipitinya dengan Cina Muslim yang sudah "pribumi", mengapa saya tetap dianggap pendatang

Rupanya nilai mereka bukan nilai saya, prinsip mereka bukan prinsip saya, yang mereka cintai tak saya cintai, bahkan saya enggan bergaul dengan mereka, saya eksklusif

Setelah memeluk Islam, saya bagian mereka, saya sekarang "sipit pribumi", berbagi nilai dan cita-cita, prinsip dan aqidah, saya mencintai mereka dan mereka mencintai saya

Tak perlu banyak bahasan saya pikir, bila anda sudah menyatu dengan nilai, prinsip, dan perasaan dengan mereka yang ingin kebaikan, anda "pribumi", dan tak mudah tersinggung

Sebab yang diakui sebagai pribumi adalah siapa yang memberi manfaat, yang mencintai, yang peduli, yang berbagi aqidah, rasa, dan cita-cita yang sama-sama mulianya

Indonesia punya nilai-nilai itu, dari Islam yang sudah dipeluk dan mengakar hingga sanubari ummat, Sesiapa yang mengajak taat, itulah pribumi, yang tak suka, saya tak tahu

Apalagi, nuansa pelaporan ini penuh dendam kesumat, standar ganda, dan aroma kebencian. Pembela penjajah dan semua kepentingannya, itulah orang lokal tapi kolonial ( Felix Siauw )

READ MORE - Sipit Pribumi, Kolonial Lokal

Ini Buktinya Kalau Maag Bukan Dipicu Telat Makan

Apa jadinya kalau tengah melancong, gangguan pada lambung tiba-tiba muncul? Bukannya jadi liburan seru, malah menyedihkan tentunya. Penderita sakit maag memang perlu persiapan sebelum berangkat, dan tentunya lebih disiplin selama perjalanan.

Sebab, sakit maag atau tukak lambung, atau peradangan yang menyebabkan pencernaan terasa sakit, mulas, dan perih, ini bisa menyerang seseorang kapan dan di mana pun. Tapi tentunya ini bukan hambatan untuk mendatangi berbagai destinasi wisata, asal patuhi aturan dari ahli medis.

Dokter Epistel Simatupang, SpPD-KGEH, ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Siloam, TB Simatupang, Jakarta Selatan, mengatakan salah satu pemicu munculnya penyakit maag ialah konsumsi obat-obatan nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), atau yang memiliki khasiat analgesik (pereda nyeri), antipiretik (penurun panas), dan anti-inflamasi (anti-radang).

Ini Buktinya Kalau Maag Bukan Dipicu Telat Makan

“Saat melakoni perjalanan, orang sering mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti asam mefanamat atau aspirin, untuk menghilangkan nyeri, juga jamu-jamuan penepis gejala masik angin. Padahal kita tidak sadar kalau di dalamnya mungkin terdapat kandungan yang bakal berefek ke lambung, dan menyebabkan iritasi,” kata Epistel.

Telat makan, menurut dia, justru bukan masalah besar bagi para pelancong, terutama yang mengidap penyakit lambung. Peradangan di lambung ini tak bakal menghantui bila waktu makan terlewet. Misalnya, seseorang punya kebiasaan makan siang pukul 12.00 dan lantaran tengah melancong, ia lupa harus mengisi perut di waktu tersebut dan baru ingat satu atau dua jam setelahnya. “Tak masalah (telat makan). Sebab, penyakit lambung itu muncul karena ada pemicunya, yakni dari obat-obatan atau makanan yang menyebabkan maag,” kata Epistel.

Gangguan penyakit maag memang akan muncul kala seseorang menyantap makanan dengan jenis tertentu, yang memicu kenaikan asam lambung, seperti yang mengandung citarasa sangat asam atau sangat pedas –cabai, mangga muda, cuka, dan merica. Makanan tersebut bisa merangsang reaksi munculnya nyeri perut lantaran merusak dinding lambung. Karena itu, kala “menyatroni” penjaja kudapan di lokasi wisata, pelancong harus pintar-pintar memilih penganan yang sekiranya tak menyiksa tubuh. Juga bila ingin menyantap penganan khas yang pedas, penderita harus bisa mengontrol diri.

Selain itu, makanan yang sulit dicerna lambung turut menjadi momok utama bagi penderta maag. Contohnya, penganan yang mengandung lemak terlalu tinggi, seperti gorengan, kue, keju, dan cokelat. Buat para pegiat jalan-jalan, makanan ini memang menjadi godaan utama. Namun, supaya petualangan tak terganggu, sebaiknya menahan diri dulu menyantap penganan itu dalam porsi yang banyak. Cukup icip-icip supaya lidah tak penasaran.

Epistel menyampaikan apa saja pertolongan pertama yang perlu dilakukan kepada penderita maag:

1. Kunyah daun mint

Segera cari restoran yang menyediakan minuman dengan campuran daun mint, lalu kunyah daun tersebut. Khasiatnya diketahu bisa menetralkan asam lambung yang berlebihan.

2. Jangan stress

Istirahat cukup dan tidak banyak memikirkan hal-hal yang membikin stress. Sebab, tekanan bisa menaikkan asam lambung. Mengelola emosi penting buat meredakan gejala maag.

3. Minum air hangat

Air hangat bisa sedikit meredakan rasa nyeri yang muncul saat gangguan tiba-tiba menyerang.

4. Makan yang lunak

Segera mengkonsumsi makanan yang memiliki tekstur lunak, seperti bubur. Bubur sangat mudah dicerna lambung dan tidak membebani sistem pencernaan saat bekerja “menggiling” makanan.

READ MORE - Ini Buktinya Kalau Maag Bukan Dipicu Telat Makan

Mencuci Piring Dengan Tangan Dapat Menurunkan Resiko Berbagai Gangguan Kesehatan

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mencuci piring dengan tangan ternyata memiliki dampak positif terhadap kesehatan anak Anda dibandingkan dengan mencuci piring dengan menggunakan mesin.

Mencuci piring dengan menggunakan tangan dapat menurunkan resiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan akibat alergi seperti asma atau eksim pada anak.

Hasil penelitian ini mendukung sebuah teori higienitas yang menyatakan bahwa semakin dini seorang anak terpapar oleh berbagai jenis kuman maka semakin baiklah fungsi sistem kekebalan tubuhnya.

Mencuci Piring Dengan Tangan

Jadi, bila seorang anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik, maka sistem kekebalan tubuh tersebut tidak akan salah “mengenali” suatu zat tidak berbahaya sebagai zat berbahaya, yang biasa terjadi pada reaksi alergi.

Selain itu, para peneliti menduga karena mencuci piring dengan tangan tidaklah seefektif mencuci piring dengan mesin dalam hal menghilangkan kuman.

Lebih banyak kuman yang tertinggal yang membuat paparan terhadap kuman pun menjadi lebih banyak. Hal ini dapat menstimulasi sistem kekebalan tubuh untuk bekerja dengan lebih baik, yang juga menyebabkan lebih sedikit alergi.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa hasil penelitian ini hanya menunjukkan adanya hubungan antara cara mencuci piring dengan tangan dengan menurunnya resiko terjadinya berbagai reaksi alergi dan bukannya suatu hubungan sebab akibat.

Pada penelitian ini, para peneliti bertanya pada orang tua dari sekitar 1.000 anak berusia 7 atau 8 tahun di Swedia mengenai riwayat kesehatan anak mereka, termasuk mengenai riwayat asma, eksim, dan alergi musiman.

Para peneliti juga bertanya mengenai bagaimana cara keluarga tersebut membersihkan piringnya dan seberapa sering keluarga tersebut mengkonsumsi makanan fermentasi dan makanan yang diperoleh langsung dari sebuah pertanian.

Selain berbagai faktor lain yang juga mempengaruhi reaksi alergi seorang anak seperti yang telah disebutkan di atas.

Para peneliti juga menyingkirkan berbagai faktor resiko lainnya yang telah dipercaya dapat menurunkan resiko terjadinya berbagai reaksi alergi seperti pemberian ASI dan ada tidaknya hewan peliharaan.

Sekitar 12 persen keluarga yang ditanyai para peneliti ini mencuci piringnya dengan menggunakan tangan.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa anak-anak pada keluarga tersebut memiliki resiko alergi yang lebih rendah (sekitar 50 persen) dibandingkan dengan anak-anak dari keluarga lain yang mencuci piring dengan menggunakan mesin pencuci piring.

Para peneliti menemukan bahwa di antara anak-anak dari keluarga yang mencuci piringnya dengan tangan, sekitar 23 persen nya menderita eksim dan 1.7 persen nya menderita asma.

Sementara itu, anak-anak dari keluarga yang mencuci piringnya dengan mesin cuci piring, sekitar 38 persennya menderita eksim dan 7.3 persen nya menderita asma.

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak juga lebih jarang memiliki alergi bila mereka mengkonsumsi makanan atau sayuran yang telah difermentasi setidaknya 1 kali sebulan atau bila mereka sering mengkonsumsi makanan yang berasal dari pertanian setempat.
Source: tribunnews. com

READ MORE - Mencuci Piring Dengan Tangan Dapat Menurunkan Resiko Berbagai Gangguan Kesehatan

Pacaran Boleh Tapi Jangan Terlalu "Lengket"

Jatuh cinta dan menjalin hubungan asmara memang memberikan kebahagiaan tersendiri. Wajar jika Anda ingin terus-menerus menghabiskan waktu bersama pasangan. Namun, ada baiknya Anda jangan terlalu "lengket" atau terlalu sering menghabiskan waktu bersama sang pacar.

"Perilaku terlalu lengket dengan pacar, seringkali membuat wanita dicap dan ditafsirkan negatif jika diinterpretasikan sebagai sifat lemah," ujar Jessica O'Reilly, seorang pakar hubungan percintaan dan penulis buku laris The New Sex Bible.

Menurut O'Reilly, pria pun bisa lengket dengan kekasihnya. Namun, wanita biasanya memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan rasa bahagianya ketika menghabiskan waktu bersama pasangan. Pria, kata O'Reilly, biasanya lebih merefleksikan kebahagiaan mereka melalui tindakan. "Jika Anda terlalu menuntut dan menginginkan pasangan, maka akan berdampak pada ketegangan atau konflik," imbuh O'Reilly.

Pacaran Jangan Terlalu "Lengket"

Ketika konflik terjadi, biasanya timbul argumen yang bisa berujung pada putusnya hubungan. Nah, apa saja sebenarnya tindakan yang dapat dikategorikan sebagai terlalu "lengket" dengan pacar? O'Reilly memberi contoh, Anda sibuk mengecek aktivitas pacar ketika ia sibuk atau menelepon di tengah malam pada hari kerja.

"Datang menghadiri acara tanpa diundang dan merencanakan kegiatan sebagai pasangan tanpa mengecek dulu apakah pacar dapat ikut serta atau tidak juga termasuk terlalu lengket dengan pasangan," jelas O'Reilly.

Untuk meminimalisir dan menghindari konflik, O'Reilly menganjurkan Anda juga memiliki acara serta kegiatan sendiri tanpa harus bergantung dengan pasangan. Yakinkan juga pada pasangan agar menghabiskan waktu pula dengan teman-temannya tanpa Anda harus mendampingi dia.

"Bicarakan juga tentang seberapa banyak waktu yang ingin kalian habiskan bersama. Tawarkan beberapa pilihan. Sesekali habiskan juga waktu masing-masing, sebab Anda tidak perlu bersama terus-menerus," jelas O'Reilly.

READ MORE - Pacaran Boleh Tapi Jangan Terlalu "Lengket"

Kundalini Yoga

Kundalini Yoga - The word Kundalini is a familiar one to all students of Yoga, as it is well known as the power, in the form of a coiled serpent, residing in Muladhara Chakra, the first of the seven Chakras, the other six being Svadhishthana, Manipuraka, A nahata, Visuddha, Ajna and Sahasrara, in order.

Kundalini Yoga

Less is historically known of the Agamas than the Vedas, because the latter provide descriptive poem-pictures of Vedic life. The original Agamas are twenty-eight in number. They are called Saiva Agamas as they focus on establishing a relationship with and ultimately realizing the Supreme Being Siva. They carry names like Vira, Hero. Siddha, Perfected and Swayambhuva, naturally revealed.

The Agamas are divided into four parts called padas, lessons. The first two padas - Chariya good conduct, and Kriya, external worship,- include all the details of personal home life, house planning, town planning, personal worship in temples, the architectural plans for temples and sculpture as well as the intricacies of temple puja. The final two padas - Yoga, internalized worship and union, and Jnana, enlightened wisdom, – vividly describe the processes and stages of kundalini yoga, and the Cod-like plateaus of consciousness reached when Sivahood is attained. In the actual texts, the padas are ordered with jnana first, yoga second, then kriya and chariya - unfurling from a God-state to a human state.

The Agamas contain tens of thousands of verses, much more prolific than the Vedas. Though the Vedas stayed strictly in Sanskrit, the Agamas proliferated across India and oilier countries through many languages. But they fared poorly over the millennia, particularly the Yoga and Jnana Padas - so high and powerful. The custodian Saiva priests neglected them. Many padas of entire Agamas were lost or destroyed.

READ MORE - Kundalini Yoga

Kebiasaan Memegang Kelamin Pada Anak Laki - Laki

Kebiasaan memegang alat kelamin ini lebih sering dialami oleh anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Penyebabnya dikarenakan alat vital laki-laki posisinya berada di luar, lebih menonjol daripada alat vital perempuan yang terlindung di dalam. Karena itu alat vital laki-laki menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan dari luar. Namun, bukan berarti anak perempuan tidak ada yang melakukan tindakan hal tersebut, loh! Justru beberapa kasus memegang kemaluan ini terjadi pada anak perempuan.

Kebiasaan Memegang Kelamin Pada Anak Laki - Laki

Rasa Ingin Tahu

Jika memang anak didapati sedang “asyik” dengan kemaluannya, jangan langsung dibentak. Pasalnya, anak usia prasekolah sedang mengalami fase Phallic – ditilik dari tahap perkembangan Psikoseksual Sigmund Freud - yang terkait dengan area kelamin. Eits, jangan takut dulu! Fase tersebut bukanlah bentuk seperti seksualitas dewasa, lantaran organ fisik si kecil pun belum matang.

Namun, stimulasi seperti menyentuh, meraba, hingga memegang alat vitalnya dirasa menyenangkan bagi anak laki-laki. Mempunyai sensasi tersendiri.

“Menurut psikoseksual, setiap tahap usia memiliki area-area yang menjadi pusat kenikmatan. Pada fase Phallic ini anak mengalami gender identity atau identitas jenis kelamin dan mulai lebih peka terhadap tubuhnya sendiri. Mereka mulai memahami bahwa ada perbedaaan antara laki-laki dan perempuan. Ketika mulai memperoleh kenikmatan dengan menyentuh atau memegang sebetulnya itu hanya sekadar wujud dari rasa ingin tahunya, tidak lebih dari itu dan setiap anak akan melewati fase ini,” tambah Roslina.

Fase ini berbeda dengan fase genital yang merupakan tahap akhir dari perkembangan Psikoseksual Freud di mana organ-organ reproduksi sudah siap dan tujuannya lebih pada aktivitas untuk kepuasan seksual.

Pahami dan Tanyakan
  • Orangtua harus rileks. Pahami, bahwa fase ini memang terjadi pada anak. 
  • Ketika anak menyentuh, tanyakan, “Ada apa disentuh, Nak? Merasa nggak nyaman ya?” Ketika anak menjawab ya, tanyakan kembali, “Apa yang membuatmu tidak nyaman, Sayang?” Sambil terus diajak bicara, maka perhatian anak akan teralihkan. 
  • Ajak anak dalam permainan yang atraktif. Misalnya, membuat clay, menggambar, atau aktivitas fisik lainnya. Jangan sampai anak dibiarkan kekurangan aktivitas. 
  • Pastikan baik anak laki-laki maupun perempuan pakaian dalamnya dalam keadaan bersih. Setelah buang air kecil pastikan betul-betul bersih dan kering. Karena jika lembap akan memicu munculnya kuman penyebab gatal. Gatal mengakibatkan anak ingin menggaruk, dengan menggaruk terjadi lagi kontak dengan kemaluannya. 
  • Saat anak mulai menggaruk, Anda bisa bertanya, “Ada apa, Sayang? Gatal ya? Kalau gatal dikasih obat, ya. Tapi kalau tidak gatal jangan digaruk-garuk atau dipegang-pegang lagi, ya."

READ MORE - Kebiasaan Memegang Kelamin Pada Anak Laki - Laki

There Are Innumerable Ways To Gain Rewards

Every day is a race to fulfill our responsibilities. Those basic responsibilities can involve studying, earning a living, looking after our family, and giving time to friends. As we are busy in the race to complete the items on our daily checklist, another type of recording takes place at another level; the recording of our good and bad deeds. While our daily routine is part of our deeds, the daily race to accumulate good deeds breaks down the daily routine and allows us to examine our each action and intention. 
There Are Innumerable Ways To Gain Rewards

Did we wake up for Fajr? How much devotion was involved in our praying today? Did we speak gently to our mother today? Did we help anyone in anyway today? Did we overindulge in talking, spending, eating, relaxing? Did we learn good knowledge? Did we impart it to others? There are innumerable ways to gain rewards and to negate the rewards without even realizing it at times. 

Imagine charting the good and bad deeds on an average day. For the individual who is consciously aware of their deeds, the chart would resemble somewhat of a zigzag line. For example, my day started off with Fajr prayer on time but said groggily and quickly. I then visited a sick friend to make him feel better. I met some friends and perhaps we spoke too much about another brother. I saw a community member struggling with her groceries while walking home so I helped her carry her bags. My mother reminded me of some chores I was expected to complete and I didn't reply back to her. I was going to the university just at Dhuhr time and was able to join the congregation at the masjid which was on my way. 

Every day is a race to fulfill our responsibilities

It's a daily race to outdo the negative with the positive. Frequently examining your actions lead to better habits that makes one a positive, pious, caring and contributing individual. While we may be examining our own deeds, the All-Knowing is the most Merciful and wants the best for us. A beautiful hadith qudsi narrated by Abu Huraira is that the Prophet (pbuh) said: Allah says: Whenever My slave intends to do a bad deed. (I say to the deeds recording angels): Do not record it against him until he (actually) commits it. If he has done so, write it down exactly as one in his record book. But if he refrains from it for My sake, write down this as a virtue in his favour. And when he intends to do a good deed, but does not actually do it, write it as a virtue for him And if he puts it into practice, write its reward equal to, from ten to seven hundred times (in his account). [Bukhari, Muslim, and Tirmidhi]

It has been made so easy for us to accumulate rewards provided our intention in our obligations, work and with others remains good. We may be able to fool ourselves with our intentions at times but we cannot fool our Creator. In another hadith reported by Muslim, it is narrated that the purity of intention is behind every deed. The hadith states that the following three types of cases will be decided on the Day of Judgement to enter the gates of hell; a martyr who fought to be called a brave warrior, a scholar who studied to gain worldly popularity, and a rich man who gave to be recognized as generous. 

Although bad intentions that haven't been committed aren't recorded, the best of visible deeds cannot be fulfilled without the clearest of intention. And for those good intentions Allah bestows upon us multiple rewards. Allah's mercy is generous. It's human nature to err, however, if we are conscious of God's basic commands that keep harmony and balance with others and overall on Earth then we can keep our records in the positive. The Prophet Muhammad (pbuh) said that Allah said: My mercy has preceded My wrath. [Muslim | islamicity.com]

READ MORE - There Are Innumerable Ways To Gain Rewards