Data dan fakta unik serta fenomena menakjubkan termasuk artikel online populer ada disini

Showing posts with label Therapy. Show all posts
Showing posts with label Therapy. Show all posts

Untung Rugi Jadi Si Pelupa

Menjadi seorang pelupa ada keuntungan dan kerugiannya. Mereka yang pelupa pasti sangat mudah melupakan hal-hal yang menyedihkan. Sedangkan kerugiannya, memiliki sifat pelupa bisa sangat membahayakan. Terutama dalam menjalani kehidupan.


Di samping itu, ada fakta-fakta mengejutkan di balik sifat pelupa. Berikut fakta-faktanya:

1. Orang pelupa itu cerdas

Menurut penelitian dalam jurnal kesehatan Neuron mengungkapkan bahwa melupakan hal-hal kecil itu hal yang normal, ini adalah tanda otakmu sehat dan bisa berarti tanda bahwa otakmu sedang menyisihkan ruang untuk informasi-informasi yang lebih berguna untuk ke depannya.

Penting bagi otak berfungsi melupakan beberapa hal yang sekiranya sepele atau tidak terlalu penting dan berfokus pada hal-hal yang lebih penting dan sekiranya akan kamu butuhkan dalam membuat keputusan atau jangka panjang, demikian ungkap Blake Richards, peneliti University of Toronto.

Peneliti menemukan bahwa sebenarnya otak tidak serta merta menyimpan memori dan mengirimkan semua informasi untuk disimpan dari waktu ke waktu, melainkan mengoptimalkan penyimpanan memori yang berperan dalam pengambilan keputusan, menyimpan apa yang penting dan melepas apa yang tidak.

2. Pikun dan pelupa itu berbeda

Menagap berbeda? Karena disebabkan oleh hal yang berbeda. Pikun disebabkan menurunnya kemampuan seseorang untuk berpikir. Orang yang pikun biasanya berusia 55 tahun. Sedangkan pelupa disebabkan adanya gangguan pada pusat konsentrasi seseorang. Dan usianya bisa muda dan tua.

Selain itu, orang pikun hanya tak ingat terhadap sesuatu dalam waktu yang cukup lama. Meskipun kejadiannya berulang kali. Sedangkan pelupa, tak ingat hanya dalam sekejap. Kalau kejadian terulang, maka dia akan ingat.

3. Pria ternyata lebih pelupa

Setiap ingatan seseorang berbeda-beda. Memori ingatan diibaratkan lemari yang banyak menyimpan data penting. Kecepatan ingatan tergantung dalam beberapa hal, yaitu sistem pengarsipan data, frekuensi pencarian data, nilai urgensi data. Semakin banyak menerima infomrasi, maka seseorang akan semakin lupa.

Seiring bertambahnya usai, sebagian sel-sel otak akan mati atau mengerut (atrofi), sehingga mengurangi kemampuan fungsi otak. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Universitas of Pennsylvania dan Henry Ford Healhty System AS, otak kiri pria ternyata lebih cepat mengalami kemunduran dibandingkan dengan wanita. Kecepatannya mencapai tiga kali kemunduran fungsi pada otak kiri wanita.

Otak kiri berkaitan dengan kemampuan berpikir rasional, logis, analitis, berbicara, berbahasa, dan rasa bahagia. Fakta lainnya, pada wanita kehilangan fungsi otak kanan dan kiri seiring bertambahnya usia terjadi secara seimbang. Sedangkan pada pria, kematian sel-sel otak kirinya terjadi dua kali lebih banyak daripada sel-sel otak kanan. Jadi pria tampaknya memang berbakat memiliki sifat pelupa.

Disebutkan pula bahwa pria pun kehilangan lebih banyak sel-sel otak bagian permukaan otak. Sel-sel bagian permukaan ini berperan dalam kemampuan kognitif, seperti berpikir rasional, kemampuan mengkalkulasi, merencanakan, dan mengonsep. Pria pun kehilangan lebih banyak sel-sel otak bagian tengah otak, yang berfungsi untuk mengatur emosi dan kemampuan betahan hidup (survival). Diduga percepatan kematian fungsi sel-sel otak pria ini sangat dipengaruhi oleh hormon.

READ MORE - Untung Rugi Jadi Si Pelupa

Manfaat Pasta Gigi Untuk Kulit

Pasta gigi tak hanya digunakan untuk menggosok gigi. Ada 10 manfaat si putih ini untuk wajah. Anda tidak salah membaca.

Pasta gigi dapat digunakan untuk menghilangkan berbagai masalah kulit (wajah) seperti jerawat, noda hitam hingga kerutan. Menariknya, pengobatan berbagai masalah kulit (wajah) dengan menggunakan pasta gigi tidak hanya dapat dilakukan oleh perempuan saja, namun juga laki-laki.


Pasta gigi yang mengandung bahan pemutih (whitening toothpaste) bahkan dapat membuat warna kulit wajah lebih cerah. Pasta gigi dengan kandungan pemutih tersebut memiliki kemampuan untuk mengurangi tanda bekas luka.

Memutihkan kulit

Yang Anda butuhkan jika ingin memutihkan kulit (wajah) dengan pasta gigi adalah campuran satu sendok makan pasta gigi dengan perasan lemon, sekitar setengah sendok teh. Oleskan kedua campuran bahan tersebut pada wajah secar merata.

Menyembuhkan jerawat

Selain kulit kusam, jerawat merupakan masalah kulit kedua yang kerap dialami banyak orang. Oleskan sedikit pasta gigi pada jerawat di wajah Anda. Diamkan selama semalam. Keesokan harinya jerawat akan mengering, biarkan jerawat tersebut mengelupas sendiri agar tidak menghilangkan bekas.

Meratakan warna kulit

Katakan selamat tinggal pada warna kulit tidak merata. Campuran pasta gigi dan susu cair dapat meratakan warna kulit wajah. Oleskan campuran keduanya pada seluruh wajah secara mereta. Diamkan hingga mengering, bilas dengan air dingin dan keringkan dengan tisu atau handuk.

Menghilangkan kerutan

Kerutan ternyata juga dapat dihilangkan dengan pasta gigi. Yang harus Anda lakukan adalah mengoleskan sedikit pasta gigi pada area yang menunjukkan adanya garis-garis halus tanda kerutan. Diamkan selama semalam. Bilas dengan air dingin keesokan harinya.

Menyamarkan noda hitam

Noda hitam tanda penuaan kini tidak lagi menghantui Anda. Untuk menyamarkan noda hitam pada wajah, campur pasta gigi dengan sari tomat. Aduk hingga keduanya tercampur sempurna. Oleskan sebagai masker pada area yang menunjukkan adanya noda-noda hitam membandel. Diamkan beberapa menit hingga kering dan bilas dengan air dingin.

Menghilangkan komedo hitam

Komedo, masalah kulit yang senantiasa kita hadapi sehari-hari. Untuk menghilangkan komedo membandel, gunakan campuran pasta gigi dengan scurb yang terbuat dari kacang badam. Oleskan pada bagian hidung yang terdapat komedo.

Menghilangkan garis-garis hitam pada leher

Campuran pasta gigi dengan air dapat menghilangkan garis-garis hitam pada leher. Setelah dioleskan, campuran keduanya dapat dijadikan masker dengan cara didiamkan selama beberapa menit hingga mengering sebelum dibilas atau sambil sesekali digosok secara perlahan.

Menghilangkan bulu wajah

Untuk dapat menghilangkan bulu-bulu halus pada wajah, campurkan pasta gigi dengan perasan lemon dan garam atau gula. Sambil sesekali dipijat secara perlahan, campuran tersebut dapat merontokkan bulu-bulu halus di wajah.

Menghilangkan komedo putih

Komedo hitam terbentuk akibat penumpukan sel kulit mati dan minyak yang teroksidasi langsung dengan udara sehingga warnanya menghitam, maka komedo putih terletak di dalam kulit sehingga tidak teroksidasi dengan udara. Sama seperti komedo hitam, si putih ini dapat dihilangkan dengan campuran pasta gigi dan scrub kacang badam.

Menyerap minyak berlebih

Kulit berminyak ternyata juga dapat diobati dengan pasta gigi. Manfaat pasta gigi untuk wajah berminyak dapat Anda rasakan dengan mencampur pasta gigi dengan air dan sejumput garam. Untuk sementara waktu, ganti sabun cuci wajah Anda dengan campuran ketiga bahan tersebut. Lakukan setiap pagi untuk mengatasi kelebihan minyak pada wajah.

READ MORE - Manfaat Pasta Gigi Untuk Kulit

Beberapa Latihan yang Bisa Atasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini seringkali menjadi momok bagi pria, tak hanya tua tapi juga pria-pria muda. Tapi tak perlu cemas, berolahraga dan latihan merupakan cara terbaik untuk mengatasinya.


Ejakulasi dini adalah salah satu masalah yang paling umum dihadapi pria saat bercinta. Entah karena terlalu bergairah, tergesa-gesa, gangguan psikologis atau memang ada kondisi penyakit tertentu, namun kondisi ini lambat laun bisa membuat para lelaki stres.

Dampak dari ejakulasi tak hanya dapat menimbulkan rasa malu, stres atau menurunkan rasa percaya diri, tetapi juga mengurangi kenikmatan bercinta bagi pasangan. 

Berolahraga dan latihan dianggap sebagai cara terbaik untuk mengatasi ejakulasi dini karena memberikan kekuatan untuk organ intim dan juga meningkatkan sirkulasi darah.

Berikut beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini diantaranya adalah :

1. Squeezing

Squeezing dianggap sebagai salah satu metode terbaik untuk mengatasi ejakulasi dini. Ereksi dalam metode ini dicapai melalui masturbasi. 

Setelah p**is sepenuhnya ereksi, ejakulasi dihentikan dengan menekan ujung penis dengan benar-benar keras. Latihan ini dilakukan untuk memaksimalkan orgasme dan menghindari ejakulasi dini.

2. Senam Kegel

Ilustrasi sederhana senam kegel seperti menahan dan melepaskan air seni, yang ketika itu dilakukan maka otot-otot panggul akan bergerak. 

Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. 

Terus ulangi latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan kencing 15-20 detik.

Latihan ini tergolong mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. 

Latihan bisa dilakukan di kursi kerja, sambil duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.

3. Latihan 'Start and Stop'

Latihan ini dilakukan dengan memegang p**is sampai mendapat ereksi. Ketika hampir ejakulasi, tarik tangan menjauh dari p**is dan tahan ejakulasi. 

Ulangi latihan lagi. Dengan melakukan ini berulang-ulang, kontrol penuh pada ejakulasi bisa dicapai.

4. Ubah posisi bercinta

Mengubah posisi saat bercinta juga merupakan latihan yang baik untuk memperpanjang ejakulasi. 

Hal ini memperlambat gairah dan penetrasi, sehingga meningkatkan hubungan intim dan mencegah ejakulasi dini.

READ MORE - Beberapa Latihan yang Bisa Atasi Ejakulasi Dini

Ketika Tubuh Sering Lemas dan Gampang Lesu?

Ketika sedang lelah dan badan mulai lemas, tapi pekerjaan di kantor masih numpuk atau jam kuliah belum berakhir, Kawan Muda mungkin mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula atau kafein untuk membuat mata tetap melek. Misalnya saja minum kopi, soda, permen atau nyemil sesuatu yang manis-manis.


Makanan yang mengandung gula dan kafein memang bisa menyuntikkan energi sehingga membuat perasaan membaik dan badan kembali segar. Sayang, efeknya hanya sesaat dan kamu akan terus-menerus mengonsumsi sesuatu yang manis untuk meningkatkan semangat lagi.

Nah, mengonsumsi gula dan kafein dalam jumlah berlebihan akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Karena itulah, ketika badan mulai lemas dan mengantuk, ada baiknya Kawan Muda mengonsumsi makanan alami dan sehat yang bisa menambah energi.

Dilansir dari Bisnis.com, berikut ini daftar beberapa makanan alami penambah energi yang bisa kamu konsumsi saat sedang lesu.

1. Pisang

Daripada nyemil yang mengandung banyak gula artifisial atau micin, Kawan Muda ngemil pisang saja. Buah pisang merupakan perpaduan sempurna karbohidrat kompleks, gula alami, asam amino, vitamin, dan antioksidan. Mengonsumsi pisang membantu menghasilkan nor-epinefrin yang membantu meningkatkan kewaspadaan sehingga membuatmu melek terus 

2. Kacang-kacangan

Kalau bosan ngemil pisang terus, Kawan Muda bisa menggantinya dengan kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, buncis dan ragam kacang yang lain. Kacang-kacangan adalah sumber protein, lemak sehat, serat dan mineral yang baik seperti magnesium, dan folat (asam folat). Nah, nutrisi tersebut dibutuhkan tubuh untuk memproduksi energi instan dan sel. Eits, tapi ingat, ya, bukan kacang kemasan yang banyak micinnya, lho!

3. Telur

Makanan selanjutnya adalah telur. Telur yang diproses dalam bentuk apapun, entah itu direbus, digoreng atau dicincang akan memberikan energi yang bertahan sepanjang hari. Yup, telur memang tinggi akan kandungan protein dan zat besi. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks dan vitamin D pada telur mampu memberikan pasokan energi sepanjang hari. Wah, boleh nih dicoba ngemil telur mulai dari sekarang.

4. Alpukat

Karena kaya akan kandungan vitamin B, C, K, mineral dan asam lemak monosaturated, alpukat dijuluki sebagai makanan super. Nah, kandungan serat yang tinggi dalam alpukat membuat kita lebih kenyang dalam waktu yang lama. Tubuh kita pun jadi lebih berenergi dan enggak gampang lemas. So, kalau kamu mulai lemas di siang atau sore hari, coba deh makan buah alpukat biar balik semangat lagi….

5. Dark Chocolate

Kalau lagi lemas dan enggak mood, makan coklat adalah solusi terbaik. Dark chocolate mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Selain itu, dark chocolate juga mengandung theobromine dan triptofan yang menenangkan pikiran, membantu menjaga tubuh tetap waspada, dan meningkatkan metabolisme. Kalau kamu berniat nyemil dark chocolate nih, pastikan produk tersebut bebas susu dan organik, ya.

6.Sayuran hijau berdaun

Sayuran hijau adalah sumber energi terbaik yang mampu membuatmu “on” terus seharian. Kalau bosan mengonsumsi sayuran yang begitu aja (ditumis atau direbus seperti sayuran pada umumnya), kamu bisa membuat green smoothies atau jus sayuran. Misalnya nih, smoothies bayam atau kale yang dicampur dengan pisang atau yoghurt untuk menambah rasa.

Nah, sudah tahu kan makanan alami yang membuatmu berenergi dan enggak gampang lemas? Mulai sekarang kalau lagi lemas, yuk ganti cemilan enggak sehatmu dengan 6 makanan di atas 

READ MORE - Ketika Tubuh Sering Lemas dan Gampang Lesu?

Ini Dia Makanan Pengusir Pilek

Pilek biasanya terjadi karena perubahan musim, alergi, makanan tertentu, infeksi virus dan bakteri. Pilek ringan biasanya reda dalam waktu tujuh hari dan tidak perlu antibiotik, tetapi jika itu disebabkan oleh virus atau bakteri, maka Anda membutuhkan obat. Berikut adalah makanan yang bisa membantu Anda untuk mencegah dan meredakan pilek.


1. Pepaya

Buah ini kaya vitamin A, vitamin C dan anti-oksidan yang dapat membantu Anda untuk meredakan pilek. Pepaya juga bisa mengurangi gejala pilek dan memperkuat kekebalan.

2. Ikan

Ikan kaya akan asam omega 3. Anda bisa mendapatkannya dengan menyantap salmon, tuna, sarden dan makarel. Ikan juga dapat meredakan pilek dan mengurangi peradangan akibat pilek. Asam omega 3 yang hadir dalam ikan dapat mencegah dari pilek dan juga mengurangi gejalanya.

3. Bawang putih

Bawang putih kaya akan allicin yang merupakan sumber antioksidan. Jika Anda rajin mengonsumsi bawang putih setiap hari, baik dalam bentuk mentah atau sebagai bumbu masak, Anda akan terhindar dari pilek.

4. Jahe

Jahe mengurangi masalah hidung tersumbat dan juga sakit tenggorokan. Ini juga dapat membantu meredakan pilek. Anda bisa minum teh jahe dua kali sehari untuk melawan pilek.

5. Kuaci labu

Biji labu kaya akan zinc, seperti makanan laut. Biji labu dapat memperkuat kekebalan tubuh dan membantu melawan gejala pilek.

6. Yogurt

Makanan ini dapat mencegah Anda dari segala jenis pilek yang biasanya menyerang orang dengan kekebalan tubuh lemah. Yogurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang dapat meningkatkan kekebalan dan mencegah pilek.

7. Susu

Susu kaya nutrisi dan juga mengandung vitamin D. Kekurangan vitamin D dapat membuat sistem kekebalan tubuh lemah. Susu juga membantu melawan pilek dan mengurangi gejalanya.

Inilah makanan yang bisa membantu Anda untuk mencegah dan meredakan pilek.

READ MORE - Ini Dia Makanan Pengusir Pilek

Pertolongan Pertama Pada Anak Step

Step adalah gangguan kesehatan berupa demam yang disertai dengan kejang-kejang. Umumnya gejala step ini terjadi pada balita usia 6 bulan sampai 5 tahun. Step ini bisa berlangsung singkat yaitu sekitar beberapa detik saja.

Namun ada juga step dengan durasi yang cukup lama  yaitu 15 menit. Jika step terjadi cukup lama dan anda khawatir dengan efek kejang tersebut, sebaiknya anda simak beberapa tips pertolongan pertama pada anak step.



Segera pindahan anak anda pada tempat yang lebih aman seperti tempat tidur atau lantai yang sudah dialasi karpet atau kasur lantai dan jauhkan dari benda-benda yang berbahaya.

Miringkan kepala ke salah satu sisi agar anak anda terhindar dari tersedak. Posisi miring ini juga bertujuan agar air liur atau muntahan mudah keluar dari mulut anak anda.

Longgarkan pakaian anak anda agar terhindar dari sesak nafas

Hindari memasukan sesuatu pada mulut anak anda ketika anak anda masih kejang-kejang meskipun yang anda berikan adalah obat-obatan

• Jika anda melihat anak anda  sulit bernafas dan kulitnya membiru, sebaiknya segera membawa anak anda ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Kejang-kejang yang disertai demam tinggi atau sering disebut sebagai step ini disebabkan karena adanya infeksi virus pada saluran pernafasan atas, infeksi telinga, dan roseola.

Namun pada kasus tertentu, step atau kejang yang disertai demam tinggi ini muncul karena adanya gejala penyakit meningitis/ penyakit radang selaput otak dan gejala penyakit serius lainnya seperti  tumor atau benjolan pada kepala dan adanya gangguan elektrolit pada tubuh.

Masing-masing anak memiliki toleransi terhadap kejang cukup berbeda dan bervariasi. Anak yang memiliki toleransi rendah, demam dengan suhu 38 Celcius saja akan membuatnya kejang, namun bagi anak yang memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap kejang baru akan mengalami kejang setelah ia mengalami demam 39 Celcius atau lebih.

Kemudian apa penyebab timbulnya demam dan kejang yang sering dialami oleh anak-anak? Berikut adalah beberapa penyebab timbulnya kejang pada anak-anak.

• Sistem imune tubuh yang menurun
• Terserang penyakit tertentu seperti yang sudah dijelaskan di atas

Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang sering menyebabkan kejang selain penyakit-penyakit kronis yang sudah disebutkan di paragraf-paragraf sebelumnya.

•     Radang tenggorokan
•     Influenza
•     Flue Singapore
•     Muntaber
•     Diare
•     Demam akibat cuaca yang tidak menentu

Informasi tambahan yang sangat penting bagi para ibu yang sering melihat sang buah hati anda mengalami kejang-kejang yaitu sangatlah penting untuk diperhatikan bahwa ada kemungkina besar anak anda tidak hanya mengalami kejang sekali.

Kejang padahal tidak boleh terjadi berulang kali karena pada saat tubuh kejang, darah akan mengalami kekurangan oksigen sehingga pada saat kejang supplai darah ke otak akan berkurang.

Akibatnya sel-sel otak akan mengalami kerusakan. Satu menit saja anak anda kejang, ada ribuan sel otak yang rusak. Jika tetap dibiarkan beberapa kali kejang, maka kemungkina besar anak akan menderita epilepsi, retardasi mental, dan bahkan kelumpuhan.

READ MORE - Pertolongan Pertama Pada Anak Step

Tangkal Covid-19 dengan Minum Kopi 3 Kali Sehari

Dr. Li Wenliang, dokter pahlawan China yang dihukum karena mengatakan yang sebenarnya tentang Virus Corona dan kemudian meninggal karena penyakit yang sama, telah mendokumentasikan file kasus untuk tujuan penelitian dan dalam file kasus tersebut mengusulkan penyembuhan yang secara signifikan akan mengurangi dampak COVID- 19 Virus pada tubuh manusia.

Bahan kimia *Methylxanthine*, *Theobromine* dan *Theophylline* merangsang senyawa yang dapat menangkal virus ini pada manusia dengan sistem kekebalan minimal rata-rata.

Yang lebih mengejutkan adalah bahwa kata-kata rumit yang sangat sulit dipahami oleh orang-orang di China ini sebenarnya disebut *KOPI* di India.



YA, *KOPI* reguler memiliki semua bahan kimia ini di dalamnya.

*Methylxanthine utama dalam COFFEE* adalah kafein stimulan.

*Methylxanthines lain yang ditemukan dalam KOPI* adalah dua senyawa kimiawi yang serupa, *Theobromine dan Theophylline.*

Tanaman KOPI menciptakan bahan kimia ini sebagai cara untuk menangkal serangga dan hewan lainnya. 

Siapa yang tahu bahwa semua solusi untuk virus ini adalah secangkir KOPI sederhana dan itulah alasan mengapa begitu banyak pasien di China disembuhkan. 

Staf rumah sakit di China sudah mulai menyajikan KOPI kepada pasien 3 kali sehari.

Dan efeknya akhirnya di *Wuhan* "Pusat Pandemi ini" telah diatasi dan penularan ke komunitas hampir berhenti.

Silahkan bagikan pesan ini kepada teman dan keluarga Anda untuk menyadarkan mereka tentang berkah berupa KOPI di dapur Anda.

*4 Fakta Kopi Bisa Tingkatkan Imun untuk Cegah Virus Corona*

Kopi jadi minuman konsumsi favorit banyak orang termasuk di Indonesia.

Semakin dekat dengan anak muda, kini banyak kopi yang dijajakan dengan banyak campuran yang bikin rasanya semakin bervariasi.

Ternyata, konsumsi kopi bisa tingkatkan imun untuk cegah virus Corona.

#Mengandung Antioksidan

Dari laman Copeman Health Care, minum kopi bisa meningkatkan imun dan daya tahan tubuh karena mengandung antioksidan.

Seorang ahli gizi bernama Ashley Reaver mengatakan, kandungan antioksidan dalam kopi juga dapat membantu memerangi inflamasi.

#Anjuran Minum Kopi untuk Tingkatkan Imun

Meski begitu, konsumsi kopi berlebihan juga tak baik untuk kesehatan.

Ashley Reaver menambahkan, konsumsi kopi yang dapat tingkatkan imun cukup secangkir atau dua cangkir kopi per hari, dilansir laman theraflu.

Kandungan antioksidan dalam kopi nggak hanya tingkatkan imun, tapi juga bsia bantu cegah berbagai penyakit loh.

Dari riset yang diterbitkan Pharmacology & Therapeutics di tahun 2006, kopi dapat membantu mengurangi risiko jenis kanker tertentu, masalah kesehatan jantung, diabetes, osteoporosis dan penyakit neurologis.

#Kandungan Kafein Juga Bermanfaat

Riset tersebut juga mengungkapkan, kafein dalam kopi dapat kopi dapat menekan produksi sitokin pro-inflamasi yang memiliki manfaat antibodi sehingga berefek positif pada pasien dengan penyakit radang kronis seperti radang sendi atau psoriasis.

Tentu saja nggak boleh berlebihan ya, Stylovers. Tetap pada takaran yang aman dan wajar.
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini
https://stylo.grid.id/read/142077938/4-fakta-kopi-bisa-tingkatkan-imun-untuk-cegah-virus-corona

*Mari ngopi dan tetap lakukan protokol kesehatan dengan baik* 
🙏☕😷   🏃‍♂️    ✋

READ MORE - Tangkal Covid-19 dengan Minum Kopi 3 Kali Sehari

Dealing with Asperger Syndrome

Asperger Syndrome is a relatively mild form of autism that effects people in different ways than regular autism. Because it usually does not affect language, many people with Asperger Syndrome go undiagnosed. This is the one form of autism that is usually not caught at an early age and is instead a disorder that develops later in life. Asperger Syndrome, however, can be a very difficult condition to have, so as soon as you suspect yourself or your child of having communication and social behavior problems, see your family doctor.

Asperger Syndrome

Many famous and successful people were diagnosed with Asperger Syndrome. Historians even suggest that Einstein and Mozart each suffered from this disorder. It is important to note that no form of autism is a form of mental retardation. In fact, most people with Asperger Syndrome are very intelligent. Asperger Syndrome does not dictate mental ability, but rather makes it difficult for people to communicate in social settings, much in the same way a typical autistic child has trouble with behavior in groups. When this disorder goes undiagnosed, children do not get the help they need, leading to problems in school such as bullying. Most children are relieved to find out they have Asperger Syndrome instead of just thinking they are less of a person. By getting diagnosed, not only can you or your child put a name to the problems, but it is then also possible to get treated to improve your overall situation.

Some symptoms to watch out for if you suspect Asperger Syndrome are some of the same symptoms that people with full-blown autism experience. This includes social confusion, first and foremost. Many people with Asperger Syndrome find it very difficult to deal with transition or change, wanting everything to stay the same. A quickly changing environment is especially confusing. People with Asperger Syndrome also may say rude or inappropriate things when they don't mean to do so, and may not be able to understand others' thought processes. Another common trait they share with autistic individuals is fixation, although people with Asperger Syndrome usually have more control over their fixations, which take the form of highly focused interests. If you suspect yourself or a loved one of this disorder, these are just a few of the signs for which you should be watching. You doctor should be able to answer further questions and provide both reading material and treatment for this disorder.

READ MORE - Dealing with Asperger Syndrome

This is a tremendously important study in the control of heart disease

Strict changes in diet and lifestyle can not only prevent heart attacks, but can reverse the clogging of the arteries, according to a small but pioneering study.

The study showed that a vegetarian diet, moderate exercise and an hour a day of yoga and meditation could produce a reversal of atherosclerosis, a blockage of the arteries that can lead to a heart attack, in men and women who were strict in following the daily regimen.

Experts say this is the first study to report that such blockage can be reversed without using cholesterol-lowering drugs or surgery.

Heart disease

The study, which was conducted by Dr. Dean Ornish, director of the Preventive Medicine Research Institute in Sausalito, Calif., was presented at the meeting of the American Heart Association in New Orleans. 

This is a tremendously important study in the control of heart disease. It's the very first study indicating regression of coronary heart disease without pharmaceutical intervention. The results also suggest that the current medical guidelines for changes in the habits of people with severe heart disease do not go far enough.

Previous studies have shown that exercise and diet changes can slow the progression of heart disease, but not reverse it.

While the study did not determine what percentage of improvement could be attributed to the lifestyle changes alone, the researchers noted that stress-control methods have been shown to ease recovery from a variety of disorders, including hypertension.

But some experts are skeptical of the need for stress-management methods, which are not currently among standard recommendations for those with severe heart disease.

Some experts on cardiac rehabilitation question whether most people with heart disease could follow such strict changes in their habits.

READ MORE - This is a tremendously important study in the control of heart disease

Musical Therapy to Treat Autism

Musical therapy is a relatively new treatment method for autism patients, but one that should not be overlooking when discussing options. Patients who receive musical therapy often should great improvement in temperament and learning skills. Music connects to the non-verbal part of our brains, making it a perfect therapy for disorders in which the patient has trouble communicating, such as autism. Research this innovative treatment method if you are looking for some help with autism and haven't had much luck in the past.

Musical therapy is effective because it can be used in conjunction with learning social skills. Music is a very non-threatening medium for patients, and many games can be played using music to help improve social and behavioral skills. By encouraging eye contact while singing or using instruments that need to get close to the face, musical therapy can help autistic individuals break social barriers.

Musical Therapy to Treat Autism

The number one way that musical therapy can help children, as well as older autistic patients, is by helping with the development of speech skills. Music is a way to connect the verbal and non-verbal functions in the brain. Autistic individuals may have various forms of speech problems. Some can only hum, grunt, or make other non-word noises, while others babble nonsensical phrases or cries. Still others gain the capability to put together phrases and sentences to communicate with the world, although these usually lack emotion. Autistic people are known for monotone voices. However, no matter how skilled the individual is with speech, he or she can participate in musical therapy by clapping rhythms, humming along, or doing simple echoing songs.

Autistic individuals are commonly found to be particularly good at music. Some, for instance, have perfect pitch. Others can play a particular instrument very well, with little instruction. Even if he or she shows no genius musical ability by normal standards, you may find that a particularly hard to deal with autistic person has abilities in music that exceed his or her other abilities. A musical therapist can use music as a way to link this kind of learning with other kinds of learning, not only as speech development and social behavioral development as previously discussed, but also as a way to communicate emotions and develop memory.

By using all of these techniques in conjunction with one another, musical therapy can work wonders with people who are autistic. Trained professionals can use music to teach children and others how to communicate in nonverbal ways, making it easier for patients to learn. Research the musical therapy option to provide you or your child with another choice when treating autism.

READ MORE - Musical Therapy to Treat Autism

Atasi Kolestrol Dengan Tomat Matang

Ternyata tomat yang sudah masak bisa memiliki manfaat yang sama seperti statin untuk pasien yang berjuang melawan tingkat kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi.

Menurut penelitian itu, seperti dikutip Daily Mail, tomat bisa menjadi “pilihan efektif” untuk statin, jenis obat-obatan yang umumnya diresepkan untuk kondisi ini yang bisa mengantar pada gangguan jantung.

Dan, hanya dua ons pasta tomat atau seperdelapan sari buah tomat cukup bagi banyak pasien.


Rahasianya ada pada senyawa likopen yang memberi warna merah terang pada tomat matang. Anti-oksidan kuat ini penting bagi kesehatan, sebagaimana itu membantu menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Tomat yang sudah dimasak adalah yang terbaik, seperti ditunjukkan dalam tes tubuh bisa menyerap lebih banyak likopen dari tomat masak daripada tomat yang masih mentah.

Para pakar di Australia menganalisis 14 penelitian internasional untuk mengetahui manfaat likopen selama 55 tahun terakhir.

Mereka menyimpulkan bahwa itu bisa menyediakan pelindung alami untuk meningkatkan level dari apa yang disebut “kolesterol jahat” atau lipoprotein densitas rendah di dalam darah.

Efeknya bisa dibandingkan dengan dosis kecil statin yang digunakan untuk mengobati pasien dengan kolesterol atau tekanan darah tinggi. Kondisi ini bisa menjadi faktor penyakit kardiovaskuler.

Salah satu peneliti, Dr Karin Ried, dari University of Adelaide, mengatakan tomat terutama memiliki likopen tingkat tinggi.

Dalam jurnal Maturitas, dia menambahkan, setengah liter sari buah tomat atau 50 gram pasta tomat setiap hari akan menyediakan perlindungan melawan penyakit jantung.

Makan hanya sebuah tomat sehari tidak akan cukup.

“Saya akan benar-benar merekomendasikan untuk memperhatikan pasta tomat. Itu kaya likopen dan tidak sulit untuk mendapat 50 gram setiap hari atau dalam pizza atau sebagai minuman. Penelitian kami menunjukkan bahwa bila lebih dari 25 gram likopen dikonsumsi setiap hari, itu bisa mengurangi kolesterol “buruk” hingga lebih dari 10 persen.

“Itu bisa disamakan dengan pengaruh dosis rendah pengobatan yang umumnya diresepkan tetapi tanpa efek samping. Manfaatnya juga termasuk untuk sakit otot dan kelemahan dan kerusakan saraf.”

Likopen juga ditemukan dalam semangka, jambu, pepaya, jeruk Bali warna merah muda, aprikot, dan rosehip (buah yang terdapat dalam tanaman bunga mawar), tetapi dalam konsentrasi lebih rendah.
Sumber : hidayatullah.com

READ MORE - Atasi Kolestrol Dengan Tomat Matang

Blood type can affect brain function

Blood type can affect brain function — A new study finds that people with AB blood type are at higher risk for age-related cognitive decline 

Blood type may affect brain function as we age, according to a new large, long-term study. People with the rare AB blood type, present in less than 10 percent of the population, have a higher than usual risk of cognitive problems as they age.

Blood type can affect brain function
 (Credit: Axente Vlad via Shutterstock)

University of Vermont hematologist Mary Cushman and her colleagues used data from a national study called REGARDS, which has been following 30,239 African-American and Caucasian individuals older than 45 since 2007. The aim of the study is to understand the heavy stroke toll seen in the southeastern U.S., particularly among African-Americans. Cushman’s team focused on information collected twice yearly via phone surveys that evaluate cognitive skills such as learning, short-term memory and executive function. The researchers zeroed in on 495 individuals who showed significant declines on at least two of the three phone survey tests.

When they compared that cognitively declining group with 587 participants whose mental muster remained robust, researchers found that impairment in thinking was roughly 82 percent more likely in individuals with AB blood type than in those with A, B or O blood types, even after taking their race, sex and geography into account. The finding was published online last September in Neurology.

The seemingly surprising result has some precedent: past studies suggest non-O blood types are linked to elevated incidence of heart disease, stroke and blood clots—vascular conditions that could affect brain function. Yet these cardiovascular consequences are believed to be linked to the way non-O blood types coagulate, which did not seem to contribute to the cognitive effects described in the new study. The researchers speculate that other blood-group differences, such as how likely cells are to stick to one another or to blood vessel walls, might affect brain function.

Cushman emphasizes the need for follow-up studies not only to verify the blood type/brain function association but also to untangle mechanisms for it. In the meantime, those with AB blood need not panic about their future cognitive wherewithal, she says, noting that all our brains are apt to benefit from a healthy diet, awareness of our risk factors for heart disease and stroke, and regular exercise for the body and brain. — Andrea Anderson

From Blood to Brain

Blood type has been linked with a variety of mental disorders, but the associations are weak—many other factors are more important in determining who ends up with an illness. Still, the fact that a connection may exist intrigues some scientists, who hope one day to uncover the biological processes that link blood molecules to mental health, possibly improving our understanding and treatment of these illnesses. 

People with O blood type may be more likely to have depression and intense anxiety; children may be at a greater risk of attention-deficit disorder. 

People with A blood type may be more prone to obsessive-compulsive disorder; children may be at a greater risk of attention-deficit disorder. 

Children with B blood type may have a lower risk of attention-deficit disorder. — Victoria Stern

This article was originally published by Scientific American.

READ MORE - Blood type can affect brain function

Herbal Medicine

Herbal Medicine, also referred to as Herbalism or Botanical Medicine, is the oldest healthcare known to mankind. 

Herbal Medicine

Herbal medicine is the utilization of herbs for therapy or medicinal purposes. Derived from plants, herbs are used for their medicine, aroma and spice. Herb plants produce and comprise a mariyad of chemical substances that interact with our bodies. From food, to clothing, to medicine and even shelter; plants have proven invaluable throughout the history of mankind. 

Through trial and error and based on observations of wildlife, plants have been developed for medicinal use. Over the centuries, mankind has documented the medicinal value of herbs.

Most of our medicines used today are derived from native cultures. Approximately 25% of prescription drugs in the US contain at least one active plant material ingredient. 

Currently, over 4 billion people or 80% of the world population use herbal medicine for some forms of healthcare. Ayurvedic practitioners, homeopathic practitioners, naturopathic practitioners, traditional Oriental practitioners and Native American Indians commonly utilize herbal medicine. 

Today, pharmaceutical companies are extensively researching rain forest plant materials for their medicinal potential.

Herbs remain the foundation for a large amount of commercial medications used today for treatment of heart disease, blood pressure regulation, pain remedies, asthma and other health problems. A prime example of herbal medicine is the foxglove plant. Used since 1775, this powdered leaf is known as the cardiac stimulant digitalis which preserves life in millions of heart patients in modern society. From Aloe to St. John's Wort, herbal medicines are mainstream in modern civilization. 

To learn more about the benefits of herbal medicine, stay here, my site is the latest holistic for health every time.

READ MORE - Herbal Medicine

Naturopathic Medicine

Naturopathic Medicine is an holistic approach that relies on natural remedies. Sunlight, air, and water are thought of as natural healers; this, along with nutritional supplements and massage therapies are all part of naturopathic medicine.

Naturopathic Medicine

Naturopathic medicine is founded on the principles that bodies are capable of self-healing. Naturopathic medicine emphasises healthy environments and is part of a belief that the natural body is one with the Divine on a cosmological viewpoint. Combining harmony or balance, naturopathic medicine is comprised of herbal supplements and remedies that enrich the immune system.

Theoretically, naturopathic medicine is also based on the principle that one can use his or her mind to enhance the immune system, overall improving health and well-being. Naturopathic medicine is a conglomeration of alternative medicines wrapped into one.

Commonly -- acupuncturists, Ayurvedic practitioners, and other alternative therapies utilize naturopathic medicine in their various treatments. Colonic irrigation, vitamin and mineral supplements, detoxification, proper diet and exercise, and a mariad of other holistic therapies are almost always used to bring about natural healing through naturopathic medicine therapy.

If you are interested in naturopathic medicine and how it may benefit you and your well-being, feel free to check Holistic Junction's business member directory for a naturopathic medicine practitioner or school today.

READ MORE - Naturopathic Medicine